BIIZAA NEGLAWSistem Manajemen Negosiasi Hukum
TUTORIAL LANGKAH DEMI LANGKAH

Panduan Lengkap Penggunaan NegLaw

Tutorial operasional dari pendaftaran perusahaan, membuat perkara, membangun analisa hukum dan fakta-bukti, menjalankan negosiasi, membuat kesepakatan, menguji kepatuhan, menyusun dokumen, memonitor pelaksanaan, sampai membuat laporan dengan AI.

Urutan kerja yang disarankanPerkara → Analisa Hukum → Fakta & Bukti → Usulan → Proses → Kesepakatan → Kepatuhan → Dokumen → Pelaksanaan → Laporan
01

Persiapan Sebelum Menggunakan NegLaw

NegLaw bekerja berdasarkan satu Perkara sebagai pusat data. Sebelum mulai, siapkan identitas klien, pihak lawan, kronologi, dokumen utama, dasar hukum awal, tujuan negosiasi, serta anggota tim yang akan mengerjakan perkara.

Prinsip penggunaan

  1. Jangan langsung membuat kesepakatan sebelum analisa hukum dan fakta-bukti cukup.
  2. Pisahkan fakta yang dapat diverifikasi, klaim para pihak, dan inferensi/dugaan.
  3. Catat perubahan posisi dan konsesi selama negosiasi agar memiliki jejak audit.
  4. Gunakan AI sebagai alat bantu penyusunan, bukan pengganti pemeriksaan profesional.
02

Mendaftarkan Perusahaan dan Aktivasi SaaS

Halaman Login → Daftar Perusahaan
  1. Klik Daftar Perusahaan.
  2. Isi identitas perusahaan dan administrator utama.
  3. Kirim pendaftaran. Status awal adalah Menunggu Persetujuan.
  4. Administrator Platform memeriksa, kemudian memilih Setujui/Tolak.
  5. Setelah disetujui, Admin Perusahaan dapat login dan menambahkan anggota tim sesuai batas pengguna.
Hasil: perusahaan memiliki ruang kerja tenant tersendiri dan data tidak bercampur dengan perusahaan lain.
03

Membuat Perkara

Menu Perkara → Tambah Perkara
  1. Isi nomor perkara dan judul yang mudah dikenali.
  2. Pilih jenis perkara.
  3. Isi klien, pihak lawan, nilai perkara jika ada, tanggal mulai dan target selesai.
  4. Tulis kronologi singkat, tujuan klien, serta risiko awal.
  5. Simpan, lalu klik Lihat atau buka Ruang Kerja Perkara.

Semua tahapan berikutnya harus dikerjakan dari perkara yang sama agar keterkaitan data dan laporan AI akurat.

04

Membuat Analisa Hukum / Pembacaan Hukum

Ruang Kerja Perkara → Analisa Hukum → Tambah
  1. Buat Judul Analisa, misalnya “Keabsahan Perjanjian” atau “Kewajiban Pembayaran”.
  2. Masukkan sumber hukum/peraturan, pasal, klausul, atau dasar hukum lain.
  3. Tulis rumusan norma.
  4. Pecah rumusan norma menjadi unsur-unsur yang dapat diuji.
  5. Pada setiap unsur, isi interpretasi, tujuan norma, pendapat, risiko, rekomendasi, dan status pembuktian.
Jangan memasukkan kesimpulan faktual ke dalam rumusan norma. Norma menjelaskan apa yang diwajibkan hukum; fakta dan bukti dikelola pada submodul berikutnya.
05

Mengelola Fakta & Bukti Terstruktur

Analisa Hukum / Ruang Kerja Perkara → Fakta & Bukti

A. Membuat Fakta, Klaim, atau Inferensi

  1. Klik Tambah Fakta/Klaim/Inferensi.
  2. Pilih jenis: Fakta bila dapat diverifikasi, Klaim bila baru merupakan pernyataan pihak, atau Inferensi bila merupakan kesimpulan sementara.
  3. Isi judul, uraian, sumber informasi, tanggal kejadian, pihak terkait, posisi pendukung/pembantah/netral, status verifikasi dan tingkat keyakinan.
  4. Hubungkan ke satu atau beberapa unsur Analisa Hukum.

B. Membuat Bukti

  1. Klik Tambah Bukti.
  2. Isi nomor bukti, jenis, uraian, sumber, tanggal, pemegang/penguasaan, keaslian, relevansi, kekuatan dan verifikasi.
  3. Jika file sudah ada di Pusat Dokumen, tautkan bukti ke dokumen tersebut.
  4. Hubungkan bukti ke fakta dan unsur hukum yang didukung atau dibantah.

C. Membaca Matriks

Matriks Fakta–Unsur–Bukti membantu menemukan unsur hukum yang belum didukung fakta atau bukti. Prioritaskan melengkapi baris yang masih kosong sebelum menyusun strategi negosiasi.

06

Menyusun Usulan dan Strategi Negosiasi

Ruang Kerja Perkara → Usulan Negosiasi
  1. Tulis posisi hukum klien dan posisi pihak lawan.
  2. Bedakan posisi dengan kepentingan yang ingin dilindungi.
  3. Tentukan target ideal, target utama, target minimum dan batas berhenti negosiasi.
  4. Isi Alternatif Terbaik Jika Tidak Sepakat (BATNA) dan Risiko Terburuk Jika Tidak Sepakat (WATNA).
  5. Tentukan batas konsesi dan syarat setiap konsesi.
  6. Simpan sebagai konsep, kemudian ubah status sesuai proses internal.
07

Mencatat Proses Negosiasi

Ruang Kerja Perkara → Proses Negosiasi
  1. Buat sesi untuk setiap pertemuan/rapat negosiasi.
  2. Isi tanggal, media/tempat, peserta, kewenangan, agenda dan catatan pembahasan.
  3. Masukkan setiap isu ke Daftar Isu.
  4. Masukkan setiap pemberian/penerimaan konsesi ke Daftar Konsesi.
  5. Masukkan keputusan yang telah dicapai ke Daftar Keputusan.
  6. Gunakan tombol Lihat untuk membaca detail tanpa masuk mode edit.
08

Mencatat Kesepakatan Negosiasi

Ruang Kerja Perkara → Kesepakatan
  1. Masukkan hanya isu yang benar-benar telah disepakati.
  2. Tulis pokok kesepakatan secara jelas, nilai, tenggat, PIC, syarat dan catatan.
  3. Pastikan kesepakatan konsisten dengan keputusan sesi negosiasi.
  4. Jangan langsung menganggap kesepakatan aman secara hukum sebelum Uji Kepatuhan selesai.
09

Melakukan Uji Kepatuhan Negosiasi

Ruang Kerja Perkara → Uji Kepatuhan

Lakukan pemeriksaan kewenangan, persetujuan, kecakapan, objek, legalitas, regulasi, dokumen, dan risiko. Isi temuan, rekomendasi serta hasil akhir.

HasilArti
LulusDapat diteruskan ke dokumen hukum.
Lulus BersyaratDapat diteruskan setelah persyaratan tertentu dipenuhi.
Tidak LulusSubstansi harus diperbaiki atau tidak dilanjutkan.
10

Membuat Kontrak / Peraturan / Adendum

Ruang Kerja Perkara → Dokumen Hukum
  1. Pilih jenis instrumen hukum yang sesuai.
  2. Masukkan judul, nomor, tanggal, pihak, dan pokok klausul.
  3. Pastikan klausul mencerminkan kesepakatan yang telah lolos uji kepatuhan.
  4. Jika menggunakan AI, periksa kembali istilah, nilai, pihak, tanggal, dan akibat hukum sebelum finalisasi.
11

Memantau Pelaksanaan Kesepakatan

Ruang Kerja Perkara → Pelaksanaan
  1. Pecah kewajiban dalam dokumen hukum menjadi tindak lanjut terukur.
  2. Tentukan pihak wajib, PIC, tenggat, nilai, sumber klausul dan status.
  3. Unggah/tautkan bukti pemenuhan melalui Pusat Dokumen.
  4. Perbarui status menjadi Belum Jatuh Tempo, Akan Jatuh Tempo, Terlambat, Terpenuhi atau Tidak Terpenuhi.
12

Membuat Laporan Perkara dengan OpenAI

Ruang Kerja Perkara → Laporan → Buat Laporan → Buat dengan AI
  1. Pilih jenis laporan dan isi periode.
  2. Tambahkan instruksi khusus jika diperlukan.
  3. Klik Buat dengan AI.
  4. Panel progress floating akan menunjukkan tahapan proses sampai 100%.
  5. AI membaca seluruh alur perkara dari Analisa Hukum sampai Pelaksanaan pada perkara yang sama.
  6. Periksa Ringkasan Eksekutif dan Isi Laporan.
  7. Edit bila perlu, lalu Simpan.
  8. Buka View Report untuk memeriksa hasil akhir, kemudian Cetak / Simpan PDF.
Tip: jika suatu tahap belum memiliki data, laporan akan menandainya sebagai belum tersedia/belum dilaksanakan; jangan menganggap bagian tersebut telah dianalisis secara faktual.
13

Membuat Laporan untuk Satu Tahap

Setiap tahap memiliki tombol Laporan Tahap. Laporan ini hanya menganalisis data pada tahap tersebut, misalnya Laporan Analisa Hukum tidak mengambil Kesepakatan atau Pelaksanaan.

  1. Buka tahap yang akan dianalisis.
  2. Klik Laporan Tahap → Buat Laporan.
  3. Klik Buat dengan AI atau isi manual.
  4. Tunggu progress floating mencapai 100%.
  5. Periksa, simpan, lihat, dan cetak/PDF.
14

Menggunakan Pusat Dokumen, Folder, dan Subfolder

Menu Dokumen
  1. Pilih Dokumen Umum atau konteks perkara tertentu.
  2. Buat folder utama, lalu subfolder sesuai kebutuhan.
  3. Masuk ke folder dan unggah satu atau beberapa file.
  4. Gunakan struktur yang konsisten, misalnya 01 Analisa Hukum, 02 Bukti, 03 Negosiasi, 04 Kesepakatan, 05 Pelaksanaan.
  5. Viewer/Pembaca dapat melihat dan mengunduh tetapi tidak mengubah.
15

Mengelola Tim dan Hak Akses

LevelKewenangan Umum
Administrator PlatformMengelola seluruh tenant/perusahaan.
Admin PerusahaanMengelola ruang kerja, pengaturan dan tim perusahaan.
ManajerMengelola pekerjaan dan menambah Staf/Pembaca.
StafMengelola data operasional perkara.
PembacaAkses baca/Lihat dan unduh sesuai izin.
16

Menggunakan OpenAI dan Asisten AI

Asisten AI / Laporan → Buat dengan AI
  1. Pengguna tidak perlu memiliki atau memasukkan API Key OpenAI.
  2. API Key, model, dan URL OpenAI dikelola terpusat oleh Administrator Platform.
  3. Gunakan Asisten AI mengambang untuk bantuan umum.
  4. Gunakan tombol Buat dengan AI pada Laporan untuk proses terstruktur dan berbasis data perkara.
  5. Jika layanan AI belum tersedia, hubungi Administrator Platform.
Jangan memasukkan data yang tidak boleh diproses oleh layanan AI eksternal apabila kebijakan organisasi atau kewajiban kerahasiaan melarangnya.
17

Contoh Alur Praktis Satu Perkara

Contoh: Restrukturisasi Kewajiban Rp. 375.000.000,00

  1. Buat Perkara dan isi kronologi.
  2. Analisa klausul kewajiban pembayaran dan wanprestasi.
  3. Catat fakta pembayaran, klaim keberatan bunga, dan bukti rekening koran.
  4. Hubungkan fakta/bukti ke unsur hukum.
  5. Susun Usulan: cicilan 12 bulan dengan tambahan jaminan.
  6. Catat sesi negosiasi, penawaran balik, konsesi dan keputusan.
  7. Masukkan kesepakatan final.
  8. Uji kewenangan, legalitas, regulasi, dokumen dan risiko.
  9. Buat Adendum/Perjanjian Perdamaian.
  10. Buat tindak lanjut pembayaran dan bukti pemenuhan.
  11. Generate Laporan Perkara AI dan periksa sampai final.
18

Pemecahan Masalah Umum

MasalahTindakan
Tidak bisa login setelah daftarPastikan tenant sudah disetujui Administrator Platform dan status aktif.
Tombol Ubah/Hapus tidak adaPeriksa level pengguna; Pembaca memang hanya memiliki akses baca.
AI gagal / respons non-JSONPengguna tidak perlu memeriksa API Key. Coba login ulang jika sesi telah habis; bila masih gagal, hubungi Administrator Platform untuk memeriksa konfigurasi OpenAI dan log hosting.
Laporan AI kurang lengkapPeriksa apakah data pada tahapan perkara sudah diisi; AI hanya dapat menganalisis data yang tersedia.
File tidak dapat diunggahPeriksa ukuran, jenis file, izin folder uploads, dan batas upload PHP hosting.
Perubahan tampilan tidak terlihatLakukan Ctrl + F5 untuk memuat ulang aset tanpa cache.

Mulai Menggunakan NegLaw

Gunakan tutorial ini sebagai urutan kerja standar. Mulai dari Perkara, isi data secara disiplin pada setiap tahap, kemudian gunakan laporan AI sebagai hasil konsolidasi yang tetap harus ditelaah manusia.

TRIAL, LANGGANAN & PEMBAYARAN

Tutorial Coba Gratis dan Berlangganan NegLaw

Coba Gratis 1 Hari: pilih tombol Coba Gratis, isi pendaftaran, lalu akun langsung aktif selama 24 jam untuk 1 pengguna. Tidak diperlukan pembayaran atau persetujuan Superadmin. Setelah 24 jam akses operasional berhenti dan sistem mengarahkan Anda ke pemilihan paket.
  1. Buka halaman Paket & Harga lalu pilih paket yang sesuai.
  2. Isi formulir pendaftaran, jumlah pengguna, dan durasi penggunaan.
  3. Sistem langsung membuat tagihan dan menampilkan rekening pembayaran.
  4. Lakukan pembayaran sesuai nilai tagihan.
  5. Unggah bukti pembayaran JPG, PNG, atau PDF.
  6. Tekan Konfirmasi ke WhatsApp Superadmin.
  7. Superadmin memeriksa data pendaftaran, paket, jumlah pengguna, durasi, dan bukti pembayaran.
  8. Jika disetujui, pembayaran berstatus Dibayar, tenant diaktifkan, akun administrator aktif, dan masa langganan dimulai.
  9. Dashboard pengguna menampilkan paket, tanggal mulai/berakhir, kuota pengguna, dan ringkasan penggunaan.
  10. Ketika sisa masa aktif 3 hari atau kurang, aplikasi menampilkan notifikasi untuk segera memperpanjang.
Perpanjangan yang dilakukan sebelum masa aktif habis akan ditambahkan dari tanggal akhir langganan yang sedang berjalan.